Langsung ke konten utama

Kisah Si Tukang Kayu

Assalamu'alaikum Sahabat AK561

Bagaimna kabar sahabat semua? Semoga dalam keadaan baik dan kita selalu ada dalam ridho-Nya.
Sahabat AK561 kali ini saya akan sedikit share tentang sebuah cerita yang saya dapatkan dari seorang Dosen beberapa hari yang lalu dimna menurut saya dalam cerita ini ada nilai-nilai moral dan motivasi yang bisa kita petik. langsung aja yuk kita simak ceritanya... :v

Dikisahkan ada seorang Tukang/buruh kayu yang bekerja pada sebuah perusahaan kayu sudah cukup lama, dan dia juga merasa kalau usianya semakin tua sehingga dia memutuskan untuk pensiun dari perusahaan tersebut. Singkat cerita si tukang kayu menghadap pada Bos perusahaan kayu tersebut dan dia menceritakan tentang perihal keinginannya untuk pensiun/keluar dari perusahaan. Kemudian Bos perusahaan kayu sedikit kecewa dan menyayangkan dengan pengajuan/keinginan si tukang kayu, karena Tukang tersebut merupakan karyawan yang sudah bisa dipercaya dan mempunyai jejak yang bagus pada perusahaan.

Tetapi tidak bisa dipungkiri karena memang haknya seorang karyawan untuk mengajukan pengunduran dirinya dan Bos pun dengan berat hati menyetujui pengunduran dirinya si Tukang kayu tersebut, dengan syarat dia harus membangunkan sebuah rumah dengan bahan dan kwalitas kayunya paling bagus dimana itu merupakan proyek terakhirnya, dan harus dikerjakan dalam kurun waktu si Bos pergi keluar kota, kurang lebih 40 hari. Maka tidak banyak tanya Tukang kayu tersebut langsung menyetujui persaratan yang si Bos ajukan.

Maka singkat cerita si Tukang kayu mengerjakan pembuatan Rumah yang merupakan tugas/proyek terakhirnya. Tetapi dalam benaknya terlintas pikiran kalau dia akan keluar dari perusahaan sehingga dia berpikir kalaupun dia mengerjakan rumah tersebut dengan kwalitas bahan yang biasa/kurang bagus, maka si Bos tidak akan memarahinya karena dia akan pensiun dari perusahaan itu. Dan selesailah pengerjaan rumah tersebut dan ketika si Bos pulang Tukang kayu langsung menyerahkan Kunci rumah yang telah dia bangun, dan ternyata si Bos mengembalikan kuncinya kembali kepada si tukang kayu sambil mengatakan "Rumah yang telah kamu bangun kemarin itu merupakan hadiah atas semua pengabdianmu kepada perusahaan". Dengan terheran-heran dan rasa penyesalan dia terima kembali kunci rumah tersebut, karena dia tidak mengira kalau rumah yang dia bangun itu akan dihadiahkan kepadanya.

Sahabat AK561, apa saja yang bisa sahabat petik dari kisah di atas..?
Diantaranya semua keputusan akan kembali pada diri kita sendiri, maka berhati-hatilah dalam bertindak, jangan sampai merugikan orang lain dan tentunya jangan sampai kita menyia-nyiakan amanah yang telah di bebankan kepada kita.

__________________________________________________________________________
Bank Mandiri atas nama "yayasan Al Kautsar 561" Norek: 131 00 10189498.
BCA KCP BTC 5140139230 atau
BNI cab ITB 0063788860, atau
BRI cab Polban 154901001010504
atas nama: Tati Susilawati dan mohon sisipkan berita atau konfirmasi ke 08122469045 / PIN 2293EA61.
Semoga Alloh menggantinya dengan yang jauh lebih baik&lebih banyak dan memudahkan semua urusan bapak/ibu ...aamiiin. Jazakallohu khoiron katsiron.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Free Download MP3 Murottal Al-quran Per Juz

Sahabat AK561 Kali ini admin ingin berbagi Murottal Al-quran Per Juz yang di lantunkan oleh Sheikh Emad Bin Muhammad Al Mansary  Cocok buat muroja'ah atau buat didengarkan diperjalanan dan di rumah. Bisa di putar streaming atau download Mudah-mudahan bermanfaat untuk sahabat semua : Surah  Al Fatihah Download.mp3 Murottal  Juz 1 (الجزء ١) Download.mp 3 Murottal Juz 2 (الجزء ٢) Download.mp3 Murottal  Juz 3 (الجزء ٣)   Download.mp3 Murottal  Juz 4 (الجزء ٤)   Download.mp3 Murottal  Juz 5 (الجزء ٥) Download.mp3 Murottal  Juz 6 (الجزء ٦)   Download.mp3 Murottal  Juz 7 (الجزء ٧) Download.mp 3 Murottal  Juz 8 (الجزء ٨) Download.mp3 Murottal  Juz 9 (الجزء ٩) Download.mp3 Murottal  Juz 10 (الجزء ١٠) Download.mp3  Murottal  Juz 11  (لجزء ١١) Download.mp3 Murottal  Juz 12 (الجزء ١٢) Download.mp3 Murottal  Juz 13 (الجزء ١٣)   Download.mp3 Murottal  Juz 14 (الجزء ١٤) Download.mp3 Murottal  Juz 15 (الجزء ١٥)   Download.mp3 Murottal  Juz 16 (الجزء ١٦) Download.mp3

Wujudkan Pesantren Yatim Penghafal Quran

  *. Rp.20.000, UNTUK* *. PEMBANGUNAN PESANTREN* *. TAHFIZH ALKAUTSAR561* Bismillah Yayasan/Pesantren Alkautsar561 sejak tahun 2011 mendidik anak yatim dan dhuafa. Dulu anak-anak sekolah di luar yayasan sehingga dirasakan kurang efektif karena waktunya banyak dipakai perjalanan Pesantren-Sekolah pulang pergi. Tiba di pesantren sudah lelah, dipaksa mengaji pun kurang maksimal. Total santri saat ini hampir 200an dan untuk tahun 2018 sudah mulai banyak pendaftar dan berencana menerima 200an santri. Target santri tahun 2025: 5.000 santri, tahun 2035: 10.000 santri penghafal Alquran. Tahun 2017 ini yayasan mulai membuka SMP, sehingga santri bisa belajar lebih optimal, hasilnya sangat signifikan dibanding dulu. Hasil tersebut harus dipertahankan bahkan ditingkatkan, namun sayang yayasan mempunyai keterbatasan tempat *mesjid, asrama, kelas, klinik dan aula* semua diperlukan di thn 2018 yad. Untuk itu kami mengajak sahabat semua untuk gotongroyong membangun fasilitas-fasilitas

Profile Yayasan

Profil Yayasan Al-Kautsar561 Tentang Kami Yayasan Al-Kautsar561 terlahir dari keprihatinan terhadap kaum dhu’afa Indonesia. Banyak sekali anak-anak yang putus sekolah ataupun masih sekolah namun terancam putus, mereka dalam kondisi sangat kekurangan, tidak mampu beli buku, pakaian yang sudah lusuh, tidak mampu beli sepatu, tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik karena pagi tidak ada buat sarapan dan banyak hal lainnya yang membuat anak-anak dhu’afa Indonesia tidak berprestasi. Sejak berdiri tahun 2011, Yayasan Al - Kautsar561 mengasuh dan menyantuni beberapa anak yatim/dhu’afa dari desa setempat dan desa sekitarnya ,  bahkan mulai tahun 2015 berkembang , Santri dan Mahasantri berasal dari berbagai pelosok propinsi di Indonesia , diantaranya: Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, Garut, Bandung, Majalengka, Indramayu, Bekasi, Tanggerang, Purwakarta, Banten, Solo, Pemalang, Riau, Lampung, Bengkulu, Sambas (Kalimantan Barat), Landak (Kalimantan Barat), Mamuju (Sul