YAYASAN YATIM & DU’AFA ALKAUTSAR 561, MENERIMA PENYALURAN ZAKAT, INFAQ, WAKAF DAN SHODAQOH

Selasa, 24 Juni 2014

Quranic Healing


Oleh: Ustadz Helmi Abdul Hakim, Lc
(Wakil Direktur Bidang Pendidikan Al-Qur-an Al Kautsar 561)

Dan kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman "( Al isra :82)

Sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit, kecuali Dia juga menurunkan obatnya, diketahui (dimengerti) oleh orang yang mengetahuinya, dan yang tidak dimengerti oleh sebagian orang” ( HR Ahmad no.17988 )

Salah satu dari kemukzijatan Alquran yang banyak dilupakan umat Islam adalah bahwa Allah Swt menjadikan Alquran sebagai (syifaan) penawar, kebanyakan dari kita mempercayai makna syifa hanya sebatas arti dalam makna majajnya yaitu penawar hati namun pada haikikatnya kata syifa juga diartikan secara makna hakiki yaitu sebagai penyembuh, dan hal itu sudah dilakukan oleh Rasulullah Saw.

Banyaknya orang yang tidak yakin dengan pengobatan Al Qur’an (Quranic Healing) adalah karena belum adanya landasan dan fakta ilmiyah tentang hal ilmu pengobatan dengan Al Qur’an. Misalnya, mungkin muncul pertanyaan : Ketika pasien mendengarkan Al Qur’an, apa yang terjadi dalam tubuh pasien tersebut secara detail yang bisa menghantarkannya pada kesembuhan? Untuk menjawab pertanyaan seperti ini, kita harus menjawab terlebih dahulu pertanyaan “Apa yang dimaksud dengan pengobatan atau Terapi Al Qur’an (Quranic healing Technique)?

Quranic Healing Technique (Tehnik Penyembuhan Qur’ani) adalah Ilmu dan Seni Penyembuhan, Pembentengan dan Perlawanan dari  Penyakit Fisik, Psikis, Gangguan Jin, Serangan Sihir dan Segala Mara Bahaya dengan Mendayagunakan Kekuatan Doa dari Al-Qur’an dan Sunnah (energi Ruqyah) yang Dikembangkan dari Tekhnik yang Sudah Dicontohkan Rasulullah Sholallahu 'alaihi Wassalam.

 Bentuk Pengobatan atau Terapi Al Qur’an (Quranic Healing Technique) adalah membacakan ayat-ayat Al Qur’an dan doa-doa yang ma’tsur (diajarkan oleh Rasulullah saw) kepada diri sendiri atau orang lain/ pasien dengan Metode Sentuhan (Healing Touch), Metode Usapan / Sapuan, Metode Tepukan/Ketukan (Tapping), Metode Pijatan, Metode Hembusan Nafas/ Tiupan . Hal itu diulangi beberapa kali sampai terjadi proses penyembuhan (Insya Allah). Jadi, hal yang mempengaruhi diri sendiri maupun pasien adalah membaca Al Qur’an. Pembacaan Al Qur’an terdiri dari tiga hal, pertama suara bacaan Al Qur’an yang keluar melalui terapis yang membacakannya atau si pasien langsung yang membacanya atau secara tidak langsung yaitu menggunakan rekaman suara yang didengarkan melalui peralatan modern (Audio Visual).  

Dalam memperaktekan Quranic Healing tentunya dibutuhkan pembahasan yang mendalam karena metode ini jika tanpa bimbingan yang merujuk sesuai ketentuan dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. sebagai sumber rujukan dari pengobatan ini, karena kalau tidak merujuk kepada apa yang sudah diajarkan oleh Rasulullah Saw. tidak menutup kemungkinan akan terjerumus kepada kemusyrikan seperti yang banyak terjadi dikalangan masyarakat. 




0 komentar:

Posting Komentar