Berbagi Kebahagiaan Dengan Yatim dan Du'afa

Mari kita berbagi kebahagiaan dengan para santri yatim dan du'afa penghafal quran, kita bantu wujudkan cita-cita mereka menjadi ilmuan yang hafal Alquran

Program Orang Tua Asuh

Hanya dengan menyisihkan min 20K anda sudah menjadi orang tua asuh para santri yatim du'afa penghafal Al-quran

YAYASAN YATIM & DU’AFA ALKAUTSAR 561, MENERIMA PENYALURAN ZAKAT, INFAQ, WAKAF DAN SHODAQOH

Kamis, 09 Juli 2026

PROGRAM SOSIAL YAYASAN ALKAUTSAR 561 10 JULI 2026

 

Matahari Kamis, 09 Juli 2026 memancarkan sinar keemasannya, memeluk daerah Rajadatu, Ciampanan dan sekitarnya di Kabupaten Tasikmalaya dengan kehangatan yang syahdu. Pagi itu, para relawan Yayasan Al-Kautsar 561 bergerak bukan untuk mengumpulkan massa, melainkan untuk menjemput ridha Allah melalui langkah-langkah senyap. Mereka membawa amanah para donatur karung-karung beras putih bersih, sekotak kue-kue manis penawar lara, paket sembako pengisi dapur yang kosong, dan selembar uang tunai di dalam amplop putih.
Bantuan ini tidak ditumpuk di aula yayasan. Dengan penuh adab dan takzim, para relawan mengantarkannya langsung, mengetuk pintu demi pintu rumah para lansia jompo yang tak lagi mampu melangkah jauh.
✨ Menjaga kemuliaan hati para penerima.
✨ Memudahkan fisik lansia yang sudah renta.
✨ Mengalirkan doa tulus langsung dari bilik rumah.
Gerakan ini merupakan wujud nyata dari keindahan akhlak Islam yang diajarkan oleh Baginda Nabi SAW. Dalam sebuah hadits shahih, beliau bersabda tentang kemuliaan menolong sesama:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Artinya: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menghilangkan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, maka Allah akan menghilangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Dan barangsiapa yang memudahkan urusan orang yang kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan di akhirat." (HR. Muslim).
Ketika pintu-pintu kayu yang lapuk itu diketuk, senyum ketulusan para relawan menyapa. Di sebuah gubuk kecil, seorang nenek tua bernama Mak Aminah menatap bantuan itu dengan mata yang berkaca-kaca. Jemarinya yang gemetar dan berkerut dimakan usia menerima paket tersebut seolah menerima mukjizat yang dikirim langsung dari langit.
Dari bibir-bibir legam yang gemetar karena haru, mengalirlah bait-bait doa berbalut kata-kata indah yang menembus arsy:
"Ya Allah, Gusti Yang Maha Pengasih... Titip salam dan doa paling tulus untuk para donatur yang berhati malaikat. Di saat kami merasa terlupa oleh dunia, tangan-tangan dermawan mereka merangkul kami tanpa kami harus meminta. "
"Ya Rahman, luaskanlah rezeki mereka bagai samudra yang tak bertepi. Jadikanlah setiap butir beras yang kami makan menjadi penggugur dosa-dosa mereka, dan setiap suap kue ini menjadi manisnya pahala di akhirat kelak. Berikan mereka kesehatan yang sempurna, panjangkan umurnya dalam ketaatan, dan jagalah keluarganya dari segala marabahaya. Sebagaimana mereka telah mengetuk pintu rumah kami dengan kebahagiaan hari ini, ketuklah pintu surga-Mu untuk mereka kelak..."
Setiap untaian doa itu diaminkan dengan khusyuk oleh para relawan. Udara sore pada 09 Juli 2026 itu seketika terasa penuh berkah. Yayasan Al-Kautsar 561 hari itu tidak sekadar mengantar makanan pokok, tetapi telah menyalurkan energi cinta yang menggetarkan langit, menyatukan hati para dermawan dengan doa-doa mustajab dari lisan para kekasih Allah yang tersembunyi.